Kuliah di UT Bebas Mengatur Waktu

UTMAJENE – Yayat Sudrajat, Humoris dan ramah, itu kesan pertama yang didapat ketika bertemu dengan sosok yang satu ini. Pria kelahiran 14 maret 1990 ini berprofesi sebagai Staf Intel Kejaksaan Majene.

Mendapat penghasilan tetap, tidak membuatnya terlena. Tidak puas hanya dengan bekerja, ia memutuskan untuk meraih cita-citanya sebagai sarjana. Berbekal informasi dari teman, Yayat mendaftar untuk dapat menjadi mahasiswa masa registrasi 2018.1. Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) UT dipilih untuk dapat mendukung pekerjaannya. Dapat dibayangkan kesibukkannya, dengan profesi kerja seperti itu ia masih harus kuliah.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum

Ketika menceritakan kesan pertamanya tentang UT. Menurutnya, modal utama sebagai mahasiswa UT adalah keinginan untuk berhasil. Dia mendapatkan kesan bahwa kuliah di UT itu memberikan kebebasan untuk mengatur waktu sehingga bekerja atau aktifitas lain masih dapat dijalankan sambil berkuliah. Meskipun ia juga pernah mendengar kalau kuliah di UT gampang masuk susah keluar, tapi itu tidak mematahkan semangatnya untuk tetap  berkuliah di UT.

“Masalah gampang masuk dan susah keluar itu menurut saya relatif, semua tergantung individunya. Setidaknya kita berusaha dengan baik.” ujarnya

Selain itu, Yayat menuturkan, Keunikan kuliah di UT mengajarkan mahasiswa untuk mandiri dan disiplin waktu untuk lulus kuliah. Hal ini dirasa memenuhi kebutuhannya untuk memperoleh pendidikan yang sesuai namun dengan segudang kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Pria yang hobby bermain basket ini juga menilai kualitas bahan ajar UT tidak kalah dengan universitas lain yang membantunya saat harus belajar mandiri.

” Saya Memilih UT sebagai tempat saya menambah ilmu karena tidak menggangu waktu kerja. Saat tidak sibuk saya bisa menyempatkan diri membaca modul atau mengikuti tutorial online. Selain itu, Tutorial Tatatp Muka (TTM) dan Ujiannya dilaksanakan saat libur kerja jadi tidak menyita waktu kerja saya. Kuliah dan kerja bisa saya jalankan tanpa harus mengabaikan salah satunya,” jelasnya.

Sebelum kuliah di UT, Yayat mengaku pernah kuliah di beberapa Universitas dan Salah satunya Universitas Negeri di Makassar. Tapi saat ia mulai bekerja, ia memutuskan untuk berhenti karena tidak bisa lagi membagi waktu kuliah dan kerja apalagi penempatan kerjanya di Sulawesi Barat.

 

 

NAH… Sahabat UT pada dasarnya pendidikan merupakan hal yang sangat penting. Bahkan dalam dunia kerja, pendidikan adalah salah satu modal penting untuk menapaki tangga karir. Jadi, jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah didapatkan. Belajar dan teruslah belajar, karena menuntut ilmu tidak ada batasan Usia. Semoga ini mampu menginspirasi kalian yahh… semangat dan sukses selalu untuk kita semua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *