Sebanyak tiga wakil Universitas Terbuka sukses meraih juara di ajang Musabaqah Tilawatil Qurβan Mahasiswa (MTQM) Internasional se-Asia Tenggara Tahun 2025, yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 16 Juni hingga Kamis, 19 Juni 2025 di Gedung Balairung UNJA, Mendalo, Provinsi Jambi.
Ketiga wakil Universitas Terbuka itu masing-masing meraih predikat terbaik I diraih oleh Muh. Fadhil Taswin dari Universitas Terbuka Majene dalam cabang Tartil Quran Putra.
Kemudian terbaik II diraih oleh Qemal Mulyawan dari Universitas Terbuka Palu dalam cabang Qiraβat Sabβah Putra.
Terakhir predikat terbaik III diraih oleh Muhammad Shahad Anuar Hasyim dari Universitas Terbuka Batam dalam cabang Tilawatil Quran Putra.
Secara keseluruhan, Universitas Terbuka berhasil meraih posisi Juara Umum 2, menunjukkan konsistensi dan prestasi luar biasa dari kafilahnya dalam ajang MTQ tingkat internasional ini.
Turut mendampingi acara MTQM ini yaitu Direktur Universitas Terbuka Majene, Devi Ayuni, S.E., M. Si. dan Direktur Universitas Terbuka Batam, Angga Sucitra Hendrayana, S.E., M.Si.
“Kami dari UT Majene merasa sangat bersyukur dan bangga bahwa salah satu mahasiswa UT Majene, dapat menjadi bagian dari MTQM Internasional se-Asia Tenggara tahun 2025 di Universitas Jambi dan meraih juara Terbaik I dalam cabang lomba Tartil Quran Putra.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan bahkan ditingkatkan skalanya,” Kata Direktur UT Majene, Devi Ayuni SE, M.Si.
MTQM kata Devi, adalah sarana untuk membina generasi muda Muslim yang tidak hanya cerdas dalam ilmu dunia, tetapi juga mendalam dalam pemahaman Al-Qurβan.
Sehingga dia berharap seluruh peserta dapat membawa pulang semangat dakwah dan nilai-nilai luhur Al-Qurβan, ke lingkungan kampus masing-masing.
“Semoga silaturahmi yang terjalin dalam acara ini bisa berlanjut dan memperkuat persatuan umat Islam di masa depan, ” ujar Devi lagi.
Pada kesempatan sama, Direktur Universitas Terbuka Batam, Angga Sucitra Hendrayana, S.E., M.Si. juga menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya tentang kompetisi membaca dan memahami Al-Qurβan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran budaya antar mahasiswa dari berbagai daerah dan negara.
“Suasana kekeluargaan dan keramahan panitia serta tuan rumah membuat kami merasa diterima dengan hangat. Semangat ukhuwah Islamiyah terasa begitu kuat dalam setiap rangkaian kegiatan,” Ujar Angga.
Kejuaraan ini dilaksanakan Universitas Jambi (UNJA) dengan mengusung tema βMeneguhkan Nilai-nilai Qurβani Menuju UNJA Unggul dan Indonesia Emas 2045β.