082193848246

(0422) 22224

Kemeriahan Perayaan Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka di UTCC

Perayaan puncak Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka (UT) berlangsung meriah dan penuh semangat di Gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Kantor UT Pusat, Pondok Cabe, pada Jumat, 4 September 2026. Acara tahunan ini menjadi momentum istimewa untuk merefleksikan rekam jejak panjang UT dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh.

Suasana kemeriahan tidak hanya dirasakan oleh para tamu undangan, jajaran pimpinan, serta sivitas akademika yang hadir secara
langsung di UTCC. Semangat perayaan ini turut menyatu secara nasional melalui
sambungan virtual Zoom yang diikuti oleh seluruh kantor UT Daerah di Indonesia,
tak terkecuali UT Majene. Seluruh staf dan jajaran UT Majene antusias bergabung
dari jauh untuk merayakan hari jadi kampus tercinta secara interaktif.

Dalam acara puncak tersebut, Rektor Universitas Terbuka memberikan sambutan tegap yang mengobarkan semangat inovasi. Membuka pidatonya dengan pantun jenaka, Rektor menegaskan bahwa usia 42 tahun adalah bukti kedewasaan dan ketangguhan institusi. Namun, beliau mengingatkan agar
seluruh warga UT tidak merasa nyaman di era disrupsi. Rektor mengajak seluruh
pimpinan dan staf lintas generasi untuk “menghadirkan masa depan ke masa kini” melalui inovasi yang radikal, mengakar, dan revolusioner.

Lebih lanjut, Rektor memaparkan berbagai
pencapaian gemilang UT sepanjang periode 2025–2026. Di antaranya adalah lonjakan jumlah mahasiswa yang mencapai 856.444 pada semester 2026.2, peningkatan proporsi program studi terakreditasi Unggul/A menjadi 59,62%, hingga kenaikan peringkat dunia pada Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026 ke posisi 801-1000. Di samping itu, efisiensi tata
kelola manajerial juga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan pegawai
serta pengembangan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi mutakhir.

Sebagai arah langkah ke depan, Rektor merumuskan 15 Langkah Strategis—mulai dari penguatan sistem admisi, modul digital, hingga rencana pembukaan Sekolah Vokasi. Beliau menekankan pentingnya kerja sama tim tanpa ego sektoral. “Tidak ada Superman di Universitas Terbuka, yang ada adalah Super Team,” tegasnya. Perayaan ditutup dengan penuh optimistis demi mewujudkan visi UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh
berkelas dunia. (*)

MUH. IQBAL NOOR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts