082193848246

(0422) 22224

UT Majene dan Laboratorium Terpadu Unsulbar Kolaborasi, Kembangkan Soft Skill Hingga PKL Penelitian

Universitas Terbuka (UT) Majene Bersama Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), menjalin kerjasama, yang ditandai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kerjasama ini bentuk komitmen UT Majene dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Sulawesi Barat.

Prosesi penandatanganan naskah kerja sama ini dilakukan langsung oleh Direktur UT Majene, Devi Ayuni, dan Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsulbar, Dr. Muhammad Nur, S.Pi., M.Si di ruang Rapat Kantor UT Majene, Kamis (7/5/2026).

Sinergi ini mengusung tema besar “Peningkatan Mutu Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.”

Sinergi Fasilitas dan Kompetensi
Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan mahasiswa UT, khususnya di wilayah Majene, mendapatkan akses pendukung akademik yang mumpuni.

Melalui PKS ini, kedua belah pihak sepakat untuk saling memanfaatkan sarana dan prasarana laboratorium guna menunjang kegiatan praktikum mahasiswa.

“Fokus utama kami adalah memantapkan pengetahuan mahasiswa dalam materi mata kuliah melalui aplikasi dan analisis teori, baik di dalam laboratorium maupun di lapangan. Kami ingin memastikan lulusan kami memiliki kompetensi yang kompetitif di tingkat global,” ujar Devi Ayuni.

Kerja sama yang tertuang dalam naskah PKS nomor B/101/UN31.UT32/HK.08.00/2026 ini dirancang dengan cakupan yang sangat komprehensif guna menyentuh berbagai aspek akademik.

Fokus utama kolaborasi ini meliputi pelaksanaan perkuliahan dalam berbagai format, mulai dari pengajaran kelas, tutorial, hingga metode tatap muka maupun daring.

Selain itu, kedua belah pihak berkomitmen penuh dalam memfasilitasi pelaksanaan praktik, praktikum, serta riset penelitian bersama yang didukung oleh layanan pengujian dan analisis sampel di laboratorium.

Sinergi ini juga merambah pada pengembangan kompetensi melalui penyelenggaraan pelatihan, workshop, serta program peningkatan soft skill mahasiswa seperti Praktik Kerja Lapang (PKL), magang berbasis penelitian, dan penumbuhan jiwa wirausaha.

Tidak berhenti pada level mahasiswa, kerja sama ini pun mendorong produktivitas para akademisi melalui kolaborasi penulisan artikel ilmiah guna memperkuat publikasi riset di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui tujuh poin utama ini, UT Majene dan Unsulbar berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang integratif dan berdampak nyata bagi kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsulbar, Dr. Muhammad Nur, S.Pi., M.Si., menyambut baik kemitraan ini.

Sinergi ini juga merambah pada pengembangan kompetensi melalui penyelenggaraan pelatihan, workshop, serta program peningkatan soft skill mahasiswa seperti Praktik Kerja Lapang (PKL), magang berbasis penelitian, dan penumbuhan jiwa wirausaha.

Tidak berhenti pada level mahasiswa, kerja sama ini pun mendorong produktivitas para akademisi melalui kolaborasi penulisan artikel ilmiah guna memperkuat publikasi riset di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui tujuh poin utama ini, UT Majene dan Unsulbar berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang integratif dan berdampak nyata bagi kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsulbar, Dr. Muhammad Nur, S.Pi., M.Si., menyambut baik kemitraan ini.

Menurutnya, Laboratorium Terpadu Unsulbar sebagai unit penunjang layanan riset sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam mengembangkan hasil pengabdian masyarakat yang unggul di Sulawesi Barat.

Jangka Panjang untuk Keunggulan Akademik

Kerja sama ini direncanakan berlaku untuk jangka waktu lima tahun ke depan.

Selain aspek teknis praktikum, poin penting dalam perjanjian ini adalah integrasi program antar-lembaga guna menciptakan dampak nyata terhadap kualitas sumber daya manusia.

Dengan adanya payung hukum yang jelas, kedua institusi ini optimis dapat saling menguatkan keunggulan komparatif (academic excellence) masing-masing.

Langkah ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga berkontribusi positif bagi pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat secara umum. (*)

MUH. IQBAL NOOR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts