Universitas Terbuka (UT) Majene menggelar prosesi wisuda Periode I Tahun 2026 di Hotel Maleo, Mamuju, Senin (11/5/2026).
Direktur UT Majene, Devi Ayuni, mengungkapka mayoritas wisudawan sudah bekerja.
Pada periode pertama 2026 ini, UT Majene meluluskan sebanyak 434 mahasiswa, di mana 352 di antaranya mengikuti prosesi wisuda secara langsung.
Devi menjelaskan komposisi lulusan UT Majene cukup unik dibandingkan perguruan tinggi konvensional.
Sebanyak 70 persen wisudawan tercatat sudah memasuki dunia kerja.
“Latar belakang mereka variatif. Ada yang sudah ASN, wirausaha, hingga tenaga honorer. Namun, bagi yang belum bekerja, lulusan kami banyak yang sukses menembus seleksi CPNS di berbagai kementerian,” tuturnya.
Mengangkat tema tentang SDM berorientasi global, Devi menekankan gelar akademik bukan satu-satunya tujuan.
Ia berharap para alumni mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan Sulbar dengan menjaga integritas dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Terkait tantangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Devi optimistis lulusan UT tidak akan tertinggal.
“Mahasiswa UT sudah terbiasa dengan pembelajaran mandiri berbasis e-learning. Karena sistem pendidikan kami memang sejak awal menggunakan media teknologi, saya yakin mereka lebih siap menghadapi perubahan teknologi yang sangat cepat saat ini,” jelas Devi.
Devi menjelaskan UT Majene terus berkomitmen mengikuti kebijakan efisiensi yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Salah satu bentuk efisiensi yang diterapkan adalah sistem kerja fleksibel bagi staf tanpa mengurangi kualitas layanan kepada mahasiswa.
“Kami menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat. Meski begitu, pelayanan terhadap mahasiswa tetap menjadi prioritas utama kami melalui optimalisasi teknologi digital,” pungkasnya.
Sebagai informasi, UT Majene direncanakan akan kembali menggelar wisuda periode kedua pada bulan Oktober atau November mendatang.(*)