082193848246

(0422) 22224

Satu Toga, Satu Keluarga: Kisah Inspiratif Ibu dan Dua Putrinya Warnai Kemeriahan Wisuda UT Majene 2026

Panggung Wisuda Daerah Universitas Terbuka (UT) Majene Periode I Tahun 2026 di Grand Maleo Hotel and Convention menjadi saksi momen emosional yang melampaui sekadar seremoni akademik. Di tengah 434 wisudawan yang memadati Ballroom, sorotan mata tertuju pada Ibu Nur Ayny, yang berhasil menyelesaikan studi S1 Ilmu Pemerintahan bersama kedua putri kandungnya, Zakiyah Mujahidah dan Citra Arum Lestari. Ketiganya lulus dari program studi yang sama, membuktikan bahwa pendidikan tinggi adalah hak yang bisa diperjuangkan oleh siapa saja, tanpa batas usia maupun peran dalam keluarga.

Keteladanan keluarga ini mendapat apresiasi khusus dari Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, MM. Dalam sambutannya, Gubernur memuji semangat belajar tanpa batas tersebut sebagai bentuk nyata dari karakter lulusan yang revolusioner dan adaptif. Menurutnya, kegigihan seperti ini merupakan motor penggerak utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Barat, sejalan dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah yang kini berada di angka 71,16 atau kategori tinggi.

Dekan FHISIP UT, Dr. Meita Istianda, S.IP., M.Si, yang hadir mewakili Rektor UT, menegaskan bahwa gelar yang diraih adalah awal dari tanggung jawab besar. Mengutip pesan Rektor Prof. Dr. Ali Muktiyanto, beliau mengingatkan para alumni untuk menjaga kehormatan gelar dan almamater. “Buktikan kepada masyarakat bahwa lulusan Universitas Terbuka adalah insan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki kemampuan nyata dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa,” tegasnya saat membacakan sambutan.

Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si, melaporkan bahwa para wisudawan ini berasal dari latar belakang profesi yang sangat beragam, mulai dari 35 ASN Pemda hingga 22 anggota Polri. Kehadiran Ketua LPPM UT, Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, MA., Ph.D, yang mewakili Senat Universitas, turut memberikan bobot akademis pada acara ini. Sebagai penutup yang hangat, rangkaian prosesi diakhiri dengan pantun yang mendoakan agar para lulusan tidak hanya sukses secara karier, tetapi juga segera mendapatkan kebahagiaan dalam jenjang kehidupan selanjutnya. (*)

MUH. IQBAL NOOR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts