Selama ini, sebagian masyarakat masih memiliki persepsi bahwa kuliah berkualitas hanya bisa didapatkan dengan duduk di dalam ruang kelas konvensional di kota-kota besar. Namun, kehadiran tim Sosialisasi dan Promosi (SOSPROM) Universitas Terbuka (UT) Majene di berbagai SMA sederajat di Sulawesi Barat berhasil mematahkan stigma tersebut.
Dalam rangkaian kunjungannya ke sekolah-sekolah di Bumi Manakarra, tim SOSPROM UT Majene membawa misi besar: menegaskan bahwa kualitas pendidikan tinggi negeri berstandar internasional kini berada tepat di depan mata masyarakat Sulawesi Barat.
Bukan Sekadar Kampus, Tapi PTN Ke-45 Indonesia
Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah status hukum UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia. Di hadapan ratusan siswa, tim menjelaskan bahwa UT memiliki kedudukan yang setara dengan universitas negeri ternama lainnya di Indonesia.
“Masih ada keraguan di kalangan siswa maupun orang tua bahwa kuliah jarak jauh itu ‘kurang bergengsi’. Padahal, UT adalah PTN yang mandatnya langsung dari negara untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Ijazahnya sama-sama ditandatangani oleh rektor PTN dan memiliki kekuatan hukum yang mutlak dalam dunia kerja,” ujar Dr. Syahrinullah, S.E., M.M. selaku Manajer Marketing dan Ragistrasi UT Majene sekaligus Koordinator Tim SOSPROM.

Kualitas Teruji Secara Nasional dan Internasional
Menonjolkan sisi prestise, tim memaparkan bahwa UT bukan sekadar kampus daring biasa. Sebagai Cyber University pertama di Indonesia, UT telah mengantongi akreditasi, baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan predikat Unggul pada berbagai program studi, maupun pengakuan internasional dari International Council for Open and Distance Education (ICDE).
Kualitas ini dibuktikan dengan sistem pembelajaran digital yang sangat mapan. Mahasiswa dibekali dengan modul berkualitas tinggi yang disusun oleh para pakar di bidangnya. Dengan standar evaluasi yang ketat dan transparan, setiap lulusan UT Majene dipastikan memiliki kompetensi yang tidak kalah, atau bahkan bisa lebih unggul dari lulusan kampus tatap muka karena terlatih dalam kemandirian dan literasi digital.
Peluang Emas di Seleksi CPNS dan Dunia Kerja
Aspek kualitas ini berbanding lurus dengan serapan lulusan di dunia kerja. Dalam sosialisasinya, tim mengungkapkan fakta menarik bahwa secara statistik nasional, lulusan UT merupakan salah satu penyumbang terbesar yang lolos dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Dunia kerja saat ini tidak lagi melihat apakah Anda kuliah setiap hari di kelas atau secara mandiri. Mereka melihat kompetensi dan status akreditasi kampus. Di sinilah letak keunggulan UT Majene; prestise sebagai lulusan PTN dengan akreditasi yang diakui negara adalah tiket emas menuju karir impian,” tambahnya.
Antusiasme Siswa di Pelosok Sulbar
Paparan mengenai kualitas dan gengsi PTN ini rupanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa di Sulawesi Barat. Di SMA Negeri 1 Polewali dan beberapa sekolah di Mamuju, para siswa tampak antusias bertanya mengenai program studi favorit yang telah terakreditasi A.

Kesadaran baru mulai tumbuh bahwa untuk mendapatkan pendidikan tinggi kelas dunia, mereka tidak perlu lagi meninggalkan kampung halaman atau merasa rendah diri. UT Majene hadir membawa standar kualitas Jakarta dan dunia ke tengah-tengah masyarakat Sulawesi Barat.
Melalui kegiatan SOSPROM ini, UT Majene berharap dapat mengubah pola pikir masyarakat bahwa kuliah di UT adalah sebuah kebanggaan. Dengan status PTN, akreditasi unggul, dan sistem pendidikan modern, UT Majene siap mencetak pemimpin masa depan Sulawesi Barat yang berdaya saing global. (*)